Jumat, 16 Agustus 2013

Sepucuk

Kita ini cuma manusia yang kerap kali gak tau maunya apa, dan bahkan seringnya gak tau apa-apa.
Cinta, sayang, benci, kecewa, bahagia, kesal, sedih, marah... Maha besar Allah yang udah menciptakan hati kita sedemikian kuatnya menanggung semua perasaan itu, toh masih ada juga yang luput atau sengaja kita lupakan. Itu manusiawi, karena kita butuh ruang untuk bisa merasakan kembali perasaan itu semua dengan sebenar-benarnya tanpa ada istilah pelampiasan, pelarian atau apapun bahasanya.
Mengetahui ada lu yang memiliki perasaan sayang yang gak ada habisnya buat gue adalah suatu anugerah, meskipun gue gak bisa bersikap semestinya untuk menerima cinta lu. Gue udah pernah kasih lu kesempatan dan bila ternyata semuanya gak berjalan dengan baik, gue minta maaf...
Kalau ada yang harus disalahkan, salahkanlah gue yang kurang bersyukur atau gak bisa ngasih lu kesempatan lagi. Pasti rasanya sakit banget buat lu. Percayalah, gue juga tau gimana rasanya berada di tepian.
Gue gak bisa bilang agar lu mau mengikhlaskan perasaan itu. Gw juga gak akan lagi minta u buat ngerti, karena hati adalah sesuatu yang memang sulit dimengerti. Akan ada waktunya dan akan ada seseorang yang sayang sama lu dan jauh lebih layak menerima cinta sebesar itu dari lu.
Akhirnya, kita cuma bisa berpasrah setelah semua usaha terbaik yang bisa kita lakukan. Semoga kita bisa menjalaninya dengan lebih sadar dan sabar.
Sehat terus ya, and wish the best for you.
SM, 11 Agustus 14:13

Tidak ada komentar:

Posting Komentar